Senin, 28 November 2016

Perkumpulan Mahasiswa Kristen Dunia Tanya Resep Damai di Indonesia

Jakarta, RMI NU Brebes. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia dan World Student Christian Federation atau Perkumpulan Gerakan Mahasiswa Kristen Sedunia (WSCF) dari Kanada berkunjung ke Lembaga Kajian Strategis Bangsa (LKSB) di Lantai 4 Gedung PBNU, Senin (7/11) siang. Mereka ingin menggali lebih dalam bagaimana toleransi berjalan di Indonesia.

Tampak hadir PMKRI, Hikmahbudi, Pengurus Mahasiswa Hindu, dan ormas pemuda lainnya. Mereka berbagi dan menganalisa kerukunan umat beragama serta menjaga-mengelola keberagaman bangsa di Indonesia untuk diterapkan di Canada dan Filipina.

Perkumpulan Mahasiswa Kristen Dunia Tanya Resep Damai di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Perkumpulan Mahasiswa Kristen Dunia Tanya Resep Damai di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)


Perkumpulan Mahasiswa Kristen Dunia Tanya Resep Damai di Indonesia

Di tengah dialog mereka mengajukan pertanyaan bagaimana Islam yang mayoritas dapat menerima kenyataan keberagaman dan mengayomi agama-agama minoritas? Pertanyaan ini dijawab oleh Direktur Eksekutif LKSB Abdul Ghopur.

RMI NU Brebes

Menurut Ghopur, keberlangsungan RI dengan keragaman suku, budaya, dan agama ditunjang oleh corak keberagamaan Islam yang dikembangkan oleh NU yang rahmatan lil alamin, moderat, mengayomi, menghargai, dan saling menghormati satu sama lain.

Konsep hubbul wathon minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman), kata Ghopur.

RMI NU Brebes

Sekjen GMKI Alan Singkali menambahkan bahwa Indonesia merupakan laboratorium keberagaman dan toleransi yang menjadi rujukan negara-negara lain untuk belajar tentang itu semua.

Karenanya WSCF dan Gereja Kanada bertandang ke PBNU. Sudah semenjak dahulu nenek moyang bangsa ini menjaga komitmen hidup sesama dan gotong royong sehingga sampai kini Indonesia masih utuh dengan perbedaan dan kesetaraan itu, kata Alan.

Jordan yang mewakili WSCF menyatakan gembira karena dapat bertemu dengan tokoh-tokoh muda dari organisasi pemuda dan intelektual muda NU. Terutama konsep Pancasila dan Islam NU yang moderat akan mereka bawa sebagai bahan masukan berharga bagi bangsa dan rakyat Kanada, kata Alan.

Ketum GMKI Sahat mengajak Necta Montes, General Secretary World Student Christian Federation (WSCF), serta Jordan Cantwell, Michael Blair, dan Hope Paslowski dari United Christian of Canada (UCC) bersilaturahmi ke Kantor PBNU.

Diskusi ini memberikan perspektif baru dan semangat secara khusus kepada pemuda Indonesia bahwa Indonesia memiliki keunikan dan keunggulan dalam mengelola kehidupan berbangsa dengan berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. (Alhafiz K)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/72764/perkumpulan-mahasiswa-kristen-dunia-tanya-resep-damai-di-indonesia

RMI NU Brebes

Semoga dengan adanya blog ini dapat memberikan wawasan kepada kita semua, untuk lebih hati-hati dalam memilah berita di dunia maya. Untuk itu, selalu tabayyun terlebih dahulu..


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Brebes sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Brebes. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Brebes dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock