Senin, 30 November 2009

Grup Musik Debu Luncurkan Album Teranyar di Pesantren Tertua di Jawa Tengah

Kebumen, RMI NU Brebes. Grup musik Debu bakal menggelar kongser sekaligus menutup acara pentas seni dari 13 negara dalam acara Alkahfi Intercultural Fair (AIF) di Kebumen Jawa Tengah, Ahad, (29/5). Grup musik yang personilnya terdiri dari sejumlah negara seperti Amerika, Swedia, Inggris dan Indonesia ini, juga akan meluncurkan album terbarunya di pesantren tertua Jawa Tengah yang kini usianya genap 564 tahun ini.

"Musik yang kaya nuansa dengan dentaman rebana pada paduan alunan irama ala Timur Tengah, country, bahkan jazz dan world musik dari Debu akan memeriahkan di malam penutupan AIF. Musik sufi Debu dengan alat musiknya yang sarat pluralitas dari berbagai negara seperti santur dari Iran, tambura dari Turki, gendok-gendok dari Sulawesi Selatan digabungkan dengan harmonis bersama harpa, biola, bass dan berbagai jenis perkusi, akan memberikan spirit ajang AIF ini," kata Sobirin, ketua Dewan Pengurus Pesantren Alkahfi Somalangu di Kebumen, Selasa (24/05).

Grup Musik Debu Luncurkan Album Teranyar di Pesantren Tertua di Jawa Tengah (Sumber Gambar : Nu Online)
Grup Musik Debu Luncurkan Album Teranyar di Pesantren Tertua di Jawa Tengah (Sumber Gambar : Nu Online)


Grup Musik Debu Luncurkan Album Teranyar di Pesantren Tertua di Jawa Tengah

Menurut Sobirin, penampilan kelompok musik sufi yang lahir di Amerika Serikat yang mengusung aliran sufi ini dinilai sarat relijius humanis, sehingga menurutnya sesuai dengan acara AIF yang menampilkan 13 seni budaya dari 13 negara. Dikatakan, dalam acara yang dihadiri sedikitnya 30 ribu penonton ini diharapkan memberi spirit pada tema kegiatan yang diangkat, "From Pesantren For The World."

RMI NU Brebes

"Nilai-nilai keindahan pesantren selama ini baru dirasakan di Indonesia. Sehingga sudah saatnya menginternasionalisasi pesantren," tambahnya.

Dijelaskan, dalam acara AIF di pesantren yang berdiri sejak 25 Syaban 879 hijriah ini, dimulai Ahad (29/5) pagi, dengan menampilkan sajian seni budaya dari 13 negara diantaranya dari Spanyol dengan penampilan Flamenco, Turki dengan penampilan dansa Sufi, Italia dengan penampilan Tarantella, Inggris dengan seni dansa Morris, serta dari Negara China, Afganistan, Vietnam, dan Palestina.

Kemudian sore harinya diikuti diskusi terbuka yang diisi diantaranya oleh Gus Wahyu NH Aly (Ketua Umum Kiai Muda Indonesia), Hariqo Wibawa Satria (Koordinator Relawan Komunitas Peduli ASEAN), M. Fathul Maskur (Hubungan Internasional PP GP ANSOR). Malam harinya pemberian Award untuk sejumlah tokoh yang diikuti penampilan grup musik bimbingan Syekh Fattaah, Debu.

RMI NU Brebes

Harapannya, santri dengan masyarakat Internasional bisa saling mengenal, saling mencintai dan saling mengisi, pungkasnya. (Red-Zunus)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/68480/grub-musik-debu-luncurkan-album-teranyar-di-pesantren-tertua-di-jawa-tengah

RMI NU Brebes

Semoga dengan adanya blog ini dapat memberikan wawasan kepada kita semua, untuk lebih hati-hati dalam memilah berita di dunia maya. Untuk itu, selalu tabayyun terlebih dahulu..


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs RMI NU Brebes sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik RMI NU Brebes. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan RMI NU Brebes dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock