RMI NU Brebes – Anak-anak adalah paku bumi yang diharapkan memiliki akhlak seperti yang tertuang dalam al-Qur’an. Pendidikan mereka masih panjang. Setamat dari Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ), harus ditata budi pekerti dan ibadahnya, terutama soal sholat. Dan, 99 persen keberhasilan itu ada di tangan ibu.
Demikian disampaikan oleh Nyai Munashiroh, Ketua Ikatan Daiyah Muda Bangsri (Ikdamuba) dalam tausiyahnya pada Khotmil Qur’an Haflah Akhirus Sanah angkatan ke 15 TPQ Al-Firdaus, Ngabul, Tahunan, Jepara, Ahad, 8 Syaban 1437/ 15 Mei 2016.
| Diwisuda TPQ, Anak Ini Ingin Jadi Pembalap F1 Seperti Rio Haryanto - RMI NU Brebes |
Diwisuda TPQ, Anak Ini Ingin Jadi Pembalap F1 Seperti Rio Haryanto
Ada 10 nama santri TPQ yang diwisuda pada sore itu. Di hadapan puluhan santri lain, wali santri, tokoh masyarakat setempat dan guru-guru, mereka semua dites oleh dua guru, yakni Hj. Rubiati dan Hj. Luluk Bahiroh, dari Qiro’ati Cabang Jepara. Pertanyaan yang diajukan antara lain: berapa jumlah saktah dalam al-Qur’an, kata “Litatluwa” di surat apa, dan apakah kata “Fihi Muhana” dibaca panjang atau pendek. Berikut nama-nama wisudawan TPQ Al-Firdaus Ngabul:No Nama Wisudawan Jumlah Nilai Rata-Rata 1. Vasa Valerina Amelia 68,5 8,57 2. Nurun Tajalla Nahda Sazaly 67,5 8,44 3. Ananda Naila Oktaviona Ramadhani 67 8,38 4. Sania Febriani 66,5 8,32 5. Rumaisya Nayla Izzati 66,5 8,32 6. Andhara Maulida Putri 66 8,25 7. Ristavara Anastasya 65 8,25 8. Fruli Wahyu Widiyanto 62,5 7,82 9. Arya Ramadhan 61,5 7,69 10. Mohammad Fafda Alfi 60 7,5
Semua menjawab lancar. Namun ada yang unik. Namanya Arya Ramadhan. Ketika dia ditanya cita-cita, langsung dijawab pede ingin jadi pembalap. Padahal, jawaban santri lain yang muncul ada yang ingin jadi
penghafal Al-Qur’an, guru, dan sebagainya.
RMI NU Brebes
“Fans siapa?” Dijawab Arya lantang: Rio Haryanto, pembalap nasional yang pernah tembus even balapan mobil internasional F1. Sontak hadirin bertepuk tangan. Dengan canda, Rubiati menyarankan nama Arya ditambah jadi Arya Hariyanto. Arya pun mau.RMI NU Brebes
Nyai Rubiati yang bertanya pun dibuat tertawa bersama hadirin. Menurutnya, Arya adalah wisudawan TPQ Al-Firdaus ke-15 yang paling pede dan “ora butuhan”. Tapi cita-citanya harus dikembangkan.Bahkan Arya pun punya alasan sendiri mengapa memilih balapan mobil daripada motor. Menurutnya, mobil lebih enak dibuat balapan karena ban cadangannya lebih dari satu. Jadi, kalau ada apa-apa, tidak perlu tambal ban. “Polos sekali anaknya. Semoga dia bisa meniru semangat idolanya,” ujar Rubiati.
Sebagai keterangan, Hariyanto adalah salah satu pembalap F1 yang sempat mendapatkan ribuan pujian dari warga Malaysia karena sisi kemudi kokpit mobil balapnya ditempel stiker ayat Kursi (Al-Baqarah 225). Ia juga dikenal sebagai pembalap Aswaja yang taat menjalankan sholat lima waktu. Sering juga berkunjung atau sowan ke kyai-kyai NU dan habaib. Beritanya bisa Anda lacak di beberapa situs online. [RMI NU Brebes/ab]
Dari : http://www.dutaislam.com/2016/05/diwisuda-tpq-anak-ini-ingin-jadi-pembalap-f1-seperti-rio-haryanto.html

EmoticonEmoticon